Perbaikan Error 1719 pada Windows XP

Error 1719 in Windows XP berkaitan dengan pesan kesalahan “The Windows Installer Service could not be accessed.”, dan berhubungan dengan Windows installer. Error ini bisa muncul baik ketika menginstal perangkat lunak maupun ketika uninstall perangkat lunak. Ini termasuk Windows update, karena proses update Windows juga menggunakan installer. File yang mengalami error 1719 juga berkaitan dengan “MSIEXEC.EXE”. Kemungkinan besar file tersebut hilang atau rusak. Corrupt ini juga dapat berarti bahwa ada masalah di registry Windows yang melibatkan file msiexec.exe.
Cara melakukan Repair Error 1719
Dalam banyak kasus, error ini dapat diperbaiki dengan re-registering file msiexe.exe. caranya adalah melalui command prompt

1. Klik [Start] > [Run] lalu ketik “cmd” dan kemudian tekan [Enter]
2. Pada jendela command prompt ketik “msiexec /unreg” dan tekan [Enter].
3. Selanjutnya ketik “msiexec /regserver” dan tekan [Enter] lagi.
4. Sekarang reboot komputer lihat apakah masalahnya hilang. Jika anda pengguna Windows 7 64-bit version, anda juga harus menjalankan perintah ini: “C:WindowsSyswow64Msiexec /regserver”.

Jika belum berhasil, ulangi langkah-langkah diatas melalui safe mode.
Cara lain adalah melalui Windows registry entry. Buka Windows registry (Start menu -> Run… -> ketik “regedit” dan tekan Enter), lalu masuk ke alamat ini;
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetServicesM SIServer



msiexec.exe”, yang diikuti “/V”. Cek lokasi file ini dan jika perlu membuat perubahan, silakan. Cara terakhir yaitu dengan mengecek Installer service secara menual. Silakan jalankan; (Start menu -> Run… -> ketik “services.msc” dan tekan Enter). Scroll kebawa menuju ke Windows Installer service dan check apakah Startup Type diset secara Manual. Jika tidak silakan klik kanan pada Windows Installer lalu pilih Properties. Selanjutnya ubah [Startup type] menjadi [Manual] dan klik [OK].
Sampai pada posisi ini jika ingin install/uninstall sebaiknya restart dulu computer.


Jika tidak ada satupun dari metode diatas yang dapat membantu, Anda juga dapat mencoba untuk mendownload dan menginstal ulang Windows Installer dari situs Microsoft, tapi ini biasanya hanya akan membantu pada Windows XP dan Windows 2003 server sementara Vista dan Windows 7 sudah termasuk dalam DVD installer.



Perbaikan Kernel32.dll

Pada sistem operasi Microsoft Windows, kernel32.dll adalah modul sentral yang berisi proses inti atau jantung dari sistem operasi. Pada saat boot, kernel32.dll diload ke dalam memori, mengatur operasi pengguna serta menjalankan berbagai tugas dan program. Dinamakan file kernel32.dll adalah karena seperti kernel organik, berisi proses dasar sistem operasi itu. Angka 32 menunjukkan suatu sistem operasi 32-bit, dan ekstensi file singkatan .dll untuk dynamic link library.
Ada sejumlah cara yang berbeda dimana kesalahan invalid page fault in module kernel32.dll muncul pada komputer Anda. Banyak program perangkat lunak yang berbeda mungkin menghasilkan error kernel32.dll di Windows yang berbeda tapi di sini ada beberapa pesan kesalahan spesifik lebih umum dapat Anda lihat:

1. “Explorer caused an invalid page fault in module Kernel32.DLL”
2. “Iexplore caused an invalid page fault in module Kernel32.DLL”
3. “Commgr32 caused an invalid page fault in module Kernel32.dll”
4. “Error in Kernel32.dll”
5. “[PROGRAM NAME] has caused an error in Kernel32.dll”

Pesan kesalahan Kernel32.dll akan muncul saat Windows mulai, ketika sebuah program sedang dibuka, ketika sebuah program sedang berjalan, ketika sebuah program sedang tertutup atau pada hampir setiap saat selama sesi Windows berjalan.

Penyebab Kesalahan Kernel32.dll

Penyebab pesan error kernel32.dll sangat beragam seperti pesan itu sendiri. File kernel32.dll terlibat dengan manajemen memori pada Windows. Ketika Windows dijalankan, kernel32.dll di-load ke dalam ruang memori yang dilindungi agar program lain tidak mencoba menggunakan ruang yang sama pada memori untuk menjalankan operasi mereka.
Seringkali “invalid page fault” berarti kesalahan program lain (jika program banyak) yang mencoba untuk mengakses ruang yang sama di memori komputer Anda.
Penyelesaian Kernel32.dll error

1. Restart komputer Anda. Kesalahan kernel32.dll bisa terjadi kebetulan.
2. Instal ulang program jika kesalahan “invalid page fault in module kernel32.dll” terjadi hanya jika Anda menggunakan sebuah program perangkat lunak tunggal atau berdiri sendiri. Pastikan untuk menginstal service pack atau patch lain yang tersedia untuk program tersebut. Jika perlu, Anda mungkin perlu untuk berhenti menggunakan program tertentu jika dianggap penyebab masalah.
3. Perbaik file thumbs.db yang rusak. Sering kali masalah “Explorer caused an invalid page fault in module Kernel32.DLL” disebabkan oleh file thumbs.dll rusak dalam folder subfolder ketika Anda mencoba mengakses.
4. Apakah ada file DLL yang disimpan ke desktop Anda? Jika demikian, segera hapus dari sana. Hal ini kadang-kadang dapat menyebabkan kesalahan kernel32.dll.
5. Jalankan virus scan. Beberapa virus komputer tertentu menyebabkan kesalahan kernel32.dll sebagai bagian dari pengrusakan mereka ke komputer Anda. Mengkarantina virus dapat mengatasi masalah Anda sepenuhnya.
6. Update driver untuk setiap perangkat keras yang mungkin terkait dengan kesalahan kernel32.dll. Sebagai contoh, jika kesalahan kernel32.dll muncul saat mencetak ke printer Anda, cobalah update driver untuk printer Anda. Driver video card yang sudah usang juga kadang menyebabkan kesalahan kernel32.dll.
7. Turunkan percepatan hardware pada kartu video anda. Meskipun jarang, beberapa komputer memiliki masalah ketika akselerasi perangkat keras yang biasanya diatur pada pengaturan default, kemudian diatur pada percepatan penuh.
8. Apakah Ada overclock pada PC Anda? Jika demikian, coba konfigurasi ulang hardware Anda ke default yang direkomendasikan oleh produsen. Overclocking telah diketahui menyebabkan dapat masalah kernel32.dll.
9. Uji sistem memori Anda untuk mengetahui kerusakan. Pesan kesalahan Kernel32.dll dari program acak dan kegiatan di Windows bisa menjadi tanda kegagalan perangkat keras dengan memori komputer Anda. Ganti memori jika memang harus diganti berdasarkan hasil tes.
10. Install repair Windows Anda. Jika perangkat lunak reinstallations individu dan tes hardware gagal untuk menyelesaikan masalah, instalasi perbaikan Windows harus mengganti file yang rusak atau hilang yang mungkin menyebabkan pesan kernel32.dll.
11. Jalankan penginstalan total Windows XP. Jenis instalasi ini benar-benar akan menghapus Windows XP dari PC Anda dan menginstal lagi dari awal. Catatan: Jika langkah ini selesai hampir pasti akan menyelesaikan segala kesalahan hal.dll, namun ini merupakan proses yang memakan waktu. PENTING : Jika Anda install total karena tidak dapat membuka windows, maka Anda harus memahami bahwa Anda akan kehilangan file-file pada drive sistem.
12. Akhirnya, jika semua yang lain telah gagal, termasuk instalasi bersih dari langkah terakhir, Anda harus melihat mungkin masalah hardware terutama pada hard drive atau hardware lain.

Penyelesaian masalah diatas berlaku pada semua versi windows dari Windows 95 sampai ke Windows Vista dan Windows 7.



Oleh:Edho.Prime.ID

Perbaikan NTDLR.dll

1. Boot komputer dari CD instalasi Windows XP
2. Pilih opsi Repair(R) dengan menekan tombol R
3. Setelah masuk pada Command Prompt Windows (Layar berubah berwarna hitam dengan tulisan putih) Pilih sistem operasi dengan menekan tombol 1 kemudian [Enter]
4. Jika ada, masukkan password Administrator. Jika tidak ada, langsung tekan [Enter]
5. Jika Anda baru saja melakukan perubahan pada master boot record atau proses booting, kembalikan file Boot.ini ke kondisi semula dengan mengetik perintah berikut: fixmbr [Enter] lalu, fixboot [Enter]
6. langkah ke 5 bisa kamu abaikan kalau kamu gak ngutak atik MBR nya..
7. Copy file ntldr dan ntdetect.com dari folder I386 di CD Drive Anda ke folder C: dengan perintah berikut:

Misal drive CD ROM anda adalah E, maka perintahnya sbb :

copy e:\i386\ntldr c:\ ——–>>> lalu tekan ENTER
copy e:\i386\ntdetect.com c:\ ——–>>> tekan ENTER lagi
Jika ada konfirmasi, jawab dengan [Y]es



Error code dalam bsod

1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Ini merupakan biangnya biang kerok pada BsOD. Kenapa? Karena umumnya pada BsOD, pesan ini yang paling sering muncul. Pesan kesalahan ini disebabkan umumnya kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.

Daftar Penyebab:
[+] Masalah driver yang bentrok atau tidak cocok
[+] Masalah Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
[+] Masalah Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card

2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Nah, pesan ini setidaknya sudah sedikit “nyambung” memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya. Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.


3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila Anda mendapatkan pesan seperti ini, dapat disebabkan karena:
[+] Overclock Hardware yang berlebihan
[+] Komponen komputer yang kepanasan
[+] BIOS yang korup
[+] Memory dan CPU yang cacat


4. DATA_BUS_ERROR
Pesan ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.


5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
Disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)


6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
Disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.


7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.


8. BAD_POOL_CALLER
Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.


9. PEN_LIST_CORRUPT
Pesan ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM


10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION
Disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.



Perbaikan Error BOOTMGR

BOOTMGR is Missing adalah sebuah masalah yang lumayan rumit. Namun sebelum bicara lebih jauh mengenai BOOTMGR (bagian dari boot sector), ada baiknya mungkin memahami apa itu boot sector. Sebuah boot sector merupakan sektor/daerah dari hard disk drive atau perangkat penyimpanan lain yang berisi kode komputer yang diperlukan untuk memulai proses boot. Ada banyak file-file yang diawali dengan kata boot walaupun ekstensi berbeda, misalnya master boot, boot.cfg, boot.ini dan lain-lain.
Ada beberapa cara “BOOTMGR is missing” menampilkan pesan di komputer Anda, seperti dibawah ini;

1. BOOTMGR is missing, Press Ctrl Alt Del to restart
2. BOOTMGR is missing, Press any key to restart
3. Couldn’t find BOOTMGR

“BOOTMGR is missing” akan tampil setelah komputer dihidupkan, segera setelah Power On Self Test (POST) selesai pada Windows XP. Sementar Windows 7 atau Windows Vista akan langsung mendeteksi dan memberi pesan kesalahan BOOTMGR pada bagian awal. Ada beberapa kemungkinan penyebab kesalahan BOOTMGR, termasuk pesan kesalahan yang paling umum “BOOTMGR is missing”;

1. Alasan paling umum untuk kesalahan BOOTMGR adalah kesalahan konfigurasi file dan file korup, masalah pada hard disk drive dan masalah upgrade sistem operasi, korup pada sektor hard disk drive, BIOS sudah usang, dan rusak atau longgarnya kabel IDE.
2. Alasan lain adalah jika PC Anda sedang mencoba untuk boot dari hard drive atau flash drive yang tidak benar menurut aturan first boot. Dengan kata lain, komputer mencoba untuk boot dari sumber non-bootable.

Perbaikan untuk Kesalahan BOOTMGR

1. Cobalah Restart PC sekali lagi, kesalahan BOOTMGR bisa saja suatu kebetulan.
2. Melakukan repair startup Windows, caranya lihat diartikel ini; step 7 Melakukan Recovery Console Dengan CD Windows XP
3. Setelah Anda sampai pada step 7 recovery console, silakan ketik [chkdsk c: /r] tetapi penulisannya tanpa tanda []. Ingat ada jarak spasi satu kali antara c: dan tanda slash “/”. Setelah itu tekan [ENTER]. Jika proses repair sudah selesai, restart komputer Anda untuk melihat apakah masalah sudah hilang.
4. Jika masalah belum selesai, periksa hard drive dan pengaturan drive lain dalam BIOS dan memastikan mereka sudah benar. Konfigurasi BIOS memberitahu komputer bagaimana menggunakan pengaturan drive yang tidak benar sehingga dapat menyebabkan masalah, termasuk kesalahan BOOTMGR. Catatan: Biasanya ada pengaturan Auto di BIOS untuk konfigurasi hard disk dan optical drive yang biasanya lebih aman jika Anda tidak yakin apa yang harus dilakukan.
5. Buka lalu pasang kembali semua kabel data internal dan kabel power. Pesan error BOOTMGR dapat disebabkan oleh longgar atau yang dicurigai rusak, terutama kabel IDE dan SATA.
6. Update BIOS Motherboard Anda. BIOS yang sudah ketinggalan jaman kadang-kadang dapat menyebabkan “BOOTMGR is Missing” error.
7. Jika masalah belum teratasi, lakukan penginstalan ulang Windows XP (asal semua data penting didrive system C: sudah di-backup sebelumnya. Install ulang akan menghapus semua data/file di-drive C:
8. Jika Anda dalam proses instal ulang Anda tidak dapat menginstall Windows, misalnya malah muncul pesan Blue Screen of Death, maka penyebabnya adalah CD instalasi rusak atau CD ROM Drive rusak, ataukah hard disk drive rusak/kerusakan kecil.
9. Jika CD instalasi baik, CD ROM drive Anda pastikan baik tetapi tetap, maka dipastikan kerusakan pada masalah hardware yaitu hard disk drive Anda.

Kesalahan BOOTMGR umumny berlaku untuk Windows 7 dan sistem operasi Windows Vista saja. Pada Windows XP kasus serupa sering muncul pada NTLDR is missing.








Tips Lain

Untuk mengatasinya, kita cukup melakukan beberapa tahapan, berikut cara untuk mengatasi BOOTMGR is missing pada Windows 7 :

1.) Boot dari “WINDOWS 7″ DVD;

2.) Pilih “Repair computer”;

3.) Kemudian pilih “Cancel”. Agar proses repair lebih cepat, kita keluar dari repair wizard;

4.) Dilayar akan ditampilkan layar Command Prompt, System Restore, Memory diagnostics, dll

5.) Pilih saja “Command Prompt”

6.) Ketikkan alamat “DVD DRIVE” anda pada command prompt, lalu tekan ENTER;

7.) Kemudian ketikkan “copy bootmgr c:\” jika anda menginstall windows 7 nya pada drive C, lalu tekan ENTER;

8.) Ketik “exit” dan tekan ENTER;

9.) Reboot computer;

10.) Pilih “Start Windows Normally”;


Solusi hal.dll error pada saat instal XP boot dri FD

hai, salam

bagi agan-agan sekalian yang mempunyai komputer atau negebenrin komputernya orang lain dengan tanpa CD-ROM ter-built in dan menggunakan Flashdisk sebagai solusi untuk booting windows-nya, mungkin hal seperti yang saya akan jelaskan di alami oleh sebagian banyak orang (mungkin), ini merupakan pengalaman saya sendiri ketika mencoba menginstal xp dengan menggunakan flashdisk, untuk converter supaya flashdisk bisa di pakai untuk boot xp, softwarenya bisa di download disini.

baiklah, saya anggap agan-agan sekalian sudah bisa melakukan convert dari setup windows xp ke dalam flashdisk, ketika flashdisk di boot, akan muncul beberapa pilihan :

1. text mode instalation
2. GUI instalation
3. 3,4,5 dst ini adalah debug untuk mengetahui dimana letak tersimpannya hal.dll

mungkin anda mengalami pesan error seperti ini ketika proses instalasi pertama selesai

Windows\System32\Hal.dll missing or corrupt:

Please re-install a copy of the above file.

saya jelaskan dulu ya, kenapa hal itu bisa terjadi

hal.dll error terjadi di akibatkan karena adanya jumlah partisi harddisk lebih dari satu yang berakibat path (alamat file) yang seharusnya bisa di eksekusi tidak dapat di temukan.

langsung saja, cara pertama yang harus dilakukan adalah :

1. tancapkan flashdisk yg sudah berisi xp boot pada komputer lain
2. cari file “boot.ini”, setelah di buka, agan akan melihat script seperti di bawah ini

[Boot Loader]
Timeout=30
Default=multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(1)\WINDOW S
[Operating Systems]
C:\$WIN_NT$.~BT\BOOTSECT.DAT = “1st, text mode setup (Boot from flash again after finished)”
multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(1)\WINDOWS=”2nd, GUI mode setup, continue setup + 1st start of Windows” /fastdetect
C:\ = “—> DEBUG, in case of HAL.DLL or NTOSKRNL.EXE not found errors <—”
multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(2)\WINDOWS=”Debug boot rDisk 1 partition 2″ /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(3)\WINDOWS=”Debug boot rDisk 1 partition 3″ /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(4)\WINDOWS=”Debug boot rDisk 1 partition 4″ /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(2)partition(1)\WINDOWS=”Debug boot rDisk 2 partition 1″ /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(2)partition(2)\WINDOWS=”Debug boot rDisk 2 partition 2″ /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(2)partition(3)\WINDOWS=”Debug boot rDisk 2 partition 3″ /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(2)partition(4)\WINDOWS=”Debug boot rDisk 2 partition 4″ /fastdetect

script di atas menunjukan jumlah harddisk dan target pasrtisi harddisk.

rdisk(x)

script ini menunjukan urutan harddisk

untuk perhitungannya sendiri di mulai dengan angka 0

jadi 0=1 dan 1=2

partition(x)

script ini menunjukan urutan partisi yang ada dalam harddisk

cara perhitungannya normal, dari angka 1

lalu apa arti dari scrip yang banya di atas?

script di atas menunjukan target file “hal.dll” yg di butuhkan untuk proses instalasi GUI

secara default “boot.ini’ pada flashdisk tertulis seperti di atas, cobalah untuk merubahnya menjadi seperti berikut

[Boot Loader]
Timeout=30
Default=multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(2)\WINDOW S
[Operating Systems]
C:\$WIN_NT$.~BT\BOOTSECT.DAT = “1st, text mode setup (Boot from flash again after finished)”
multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(2)\WINDOWS=”2nd, GUI mode setup, continue setup + 1st start of Windows” /fastdetect
C:\ = “—> DEBUG, in case of HAL.DLL or NTOSKRNL.EXE not found errors <—”

solusi di atas menunjukan pemindahan target partisi, kalau belum berhasil di lakukan cobalah ganti angka pada partisinya.

selanjutnya, saya anggap agan2 sudah melewati proses tadi dengan berhasil

ada masalah lagi yang timbul, ketika instalasi GUI selesai kemudian flashdisk di cabut, yang terjadi adalah munculnya pesan error, yang mengatakan tidak di temukannya path windows

kenapa hal di atas terjadi?

karena boot yang kita gunakan menggunakan jumlah harddisk yang tidak ada*

*pada “rdisk(1)” harddisk yang terhitung adalah 2 buah (karena flashdisk di anggap harddisk)

solusinya

1. jangan panik, boot kembali komputer agan dengan first boot : flashdisk
2. pilih pilihan yang kedua yang GUI mode, setelah dipilih nanti langsung pada tahapan akhir instalasi windows (artinya tidak dilakukan kembali proses instalasi yang kedua)
3. biarkan sampai masuk windows
4.
  1. pilih start –> klik kanan pada my computer –> properties –> pilih tab advanced –> pilih pilihan “setting” pada bagian startup and recoveryAkan muncul seperti ini
Kemudian pilih edit.
5. kalau isinya masih seperti ini

Ubahlah menjadi seperti ini

6. restart computer agan
7. selesai deh, hehe

Semoga bermanfaat

Sebelumnya mohon maaf bila ada kata2 yang kurang berkenan
sumber : http://neozonk.wordpress.com/2010/09...i-flashdisk-2/


Oleh:neozonk